Tahapan Sistem Model Pembelajaran ICARE

ICARE merupakan singkatan dari lima kata, yaitu (1) introduction (pengenalan); (2)connect (menghubungkan); (3) apply (menerapkan dan mempraktikkan). Tahapan dalam sistem odel pembelajaran ICARE yaitu: Dikutip dari buku "Kurikulum dan Pebelajaran" yang disusun oleh Tim Pengembang MKDP Kurikulum dan Pembelajarsn, tahapan-tahapan pembelajaran ICARE berikut ini; a. Tahap pertama : Introduction (pengenalan) Pada tahap pengantar ini ada dua hal penting yaitu pertama menginformasikan rumusan tujuan (objective) yang ingin dicapai dalam suatu kegiatan pembelajaran. Kedua, kedua menginformasikan bagiaman bahan yang akan disajikan sesuai dengan bahan secara keseluruhan (Context). Pada tahap pengantar ini sangat penting sebagai langkah awal keberhasilan pembelajaran sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai selain juga dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran yang akan diberikan. 

 b. Tahap kedua: Connect (menghubungkan) Pada tahap ini menghubungkan informasi dan pengetahuan yang telah dimiliki siswa dengan informasi yang akan disajikan atau informasi baru. Ada empat langkah yang disarankan Pastor (2000) agar informasi baru yag akan diajarkan bisa secara mudah dipahami oleh siswa. pertama, information chuncking (potongan informasi), yaitu membagi/mengelompokkan bahan atau materi yang akan disajikan dalam sub-sub topic. Suatu konsep dapat dibagi dalam beberapa subbagian. Melalui tahapan penyajian materi tersebut akan mempermudah proses pembelajaran kepada siswa. siswa dapat memahami informasi baru yang diberikan secara lebih bermakna dan dapat dicerna secara lebih mudah. Kedua, contextualize, yaitu menghubungkan materi yang akan diajarkan dengan kegiatan nyata yang bisa dipahami oleh siswa sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, prior knowledge, yaitu bagaimana guru dapat mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan awal siswa, dan kemudian memfasilitasi mereka dengan informasi secara bertahap dan berkesnambungan sehingga merupakan rangkaian pengalaman belajar yang bermakna (meaningful learning experience). Keempat, accommodate learners, yaitu menyajikan bahan yang akan duberikan secara lebih menyenagkan dengan ragam pendekatan dan ragam media sehingga siswa dapat memahami konsep atau bahan baru tersebut secara lebih menyeluruh. Pendekatan yang kungkin bisa dilakukan anata lain melalui penyajian dengan dilengkapi ilustrasi, grafik, diagram, dan sebagainya. 

c. Tahap ketiga: Apply (mengaplikasikan) Pada tahap ini pembelajaran dilakukan secara interaktif dan mengaplikasikan bahan/materi yang diajarkan dengan persoalan-persoalan nyata yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya kegiatan ini dilakukan melalui proses belajar aktif dan melalui serngkaian praktik.  

d. Tahap keempat: Reflect (refleksi) Yaitu bagaimana membantu siswa mengorganisasikan pikiran dan pemahaman bahan yang telah dicapainya dengan memberi kesempatan untuk emmperluas informasi yang diperoleh. Hal lainnya guru bisa memberikan kesempatan yang seluas-luasnya agar siswa dapat berefleksi dan mengartikulasikan pengetahuan yang telah didapatnya dalam implementasi yang lebih nyata. 

 f. Tahap kelima: Extend (melanjutkan) Ada dua kegiatan utama dalam tahap ini. Pertama, guru melakukan serangkaian pengalaman belajar tambahan yang bisa memperkaya pengetahuan yang telah dicapai siswa (enrichment), terutama bagi siswa yang diyakini telah menguasai bahan/materi yang telah diajarkan. Sedangkan bagi kelompok siswa yang diyakini masih memiliki kesulitan dan belum menguasi bahan secara penuh, tahap ini bisa dianggap sebagai kegiatan remedial. Kedua, sebagai bentuk kegiatan evaluasi, yaitu sampai sejauh mana para siswa dapat menguasai bahan yang telah diajarkan. Guru pun hisa mengevaluasi sampai sejauh mana bahan yang disiapkan bisa dilaksanakan dengan baik, dan bila diperlukan hasil evaluasi ini bisa dianggap sebagai dasar revisi bahan/materi yang akan diajarkan.  

 

Daftar Pustaka Tim Pengembang MKDP kurikulum dan pembelajaran/Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran-Ed.3-cet.-Jakarta:Rajawali Pers,2013.

Komentar

Postingan populer dari blog ini